Ah, bagaimana harus digelar si mawar ini?ah, bagaimana harus digelar si mawar ini?
tiba-tiba merah dan rapat dan muda?
ah, bukan mencarinya, kami ke sini
tapi ketika tiba, ia pun ada.
maka, ia ada, tak tersangka-sangka.
memang ia ada, cuma sukar dipercayai.
ah, berlaku sesuatu yang belum bermula
tapi bukankah ia sudah dapat dikesani?
Empat dengang cinta1setelah aku tinggalkanmu
pada hari itu yang mulia
aku ternampak, seperti dulu
orang riang, bahagia.
dan sejak saat petang itu
kau tahu, yang ku maksudkan
ranum rupanya bibirku
kakiku cergas berjalan.
kini juga bertambah hijau
pohon dan semak dan padang
bertambah sejuk air danau
yang menyegarkan badan.
2
bila kau menghiburkanku
kadang ku berkhayal:
Bolehlah ku mati
Dan kekal bahagia
sampai penghabisanku
bilakau tua kemudian
dan mengigatiku
rupaku takkan berubah dan
kau mempunyai kekasih
yang masih muda
3
tujuh mawar pada pohon
enam milik sang bayu
tapi aku datang memohon
sekuntum yang menunggu
tujuh kali ku panggil
enam kali kau diam
tapi pada kali ketujuh
janji
sepatah kata kau lepaskan
4
kekasih memberi sebatang dahan kepadaku
daunya kuning menguning.
akhir tahun sudahpun tiba
cinta baru bermula.